-->

Presuposisi Linguistik (7)

Oleh.Yuki Yusman Rahmat

Lanjutan ...

3. Possibility & Necessity (Kemungkinan & Keharusan)

Presuposisi possibility & necessity cirinya adalah menggunakan modal operators di dalam kalimat/pernyataannya.

A. Possibility (Kemungkinan)

Kata kunci modal operators of possibility antara lain: dapat, tidak dapat, mampu, tidak mampu, bisa, tidak bisa, boleh, tidak boleh, mungkin, tidak mungkin, akan, tidak akan, dan sebagainya.

Contoh:
  1. Saya tidak bisa mengatakan kejadian yang sebenarnya pada dia.
  2. Adalah mungkin bagi Anda untuk meraih cita-cita mulia itu.
  3. Roni tidak akan mengambil keuntungan besar dari operasi pasar itu.
  4. Hanya Anda yang dapat mengerjakan ini.
  5. Bos saya selalu memberikan tugas lebih banyak dari yang bisa saya kerjakan
  6. Hanya engkau yang bisa membuat aku tergila-gila.
  7. Hanya Anda yang mampu mempelajari ini dengan cepat
  8. Anda adalah orang pertama yang dapat menyelesaikan tugas ini
  9. Karena Adik sudah belajar, sangat mungkin bagi adik untuk lulus dengan nilai tinggi.
    10.  Manisnya senyummu mampu membuat hati para pria bergetar.

Semuanya menunjukkan kemungkinan sesuatu bisa atau tidak bisa dilakukan, dibalik kalimat itu terdapat makna bahwa ada sesuatu yang menyebabkan mungkin/tidak mungkin atau bisa/tidak bisa sesuatu terjadi. Dan juga terkandung presuposisi eksistensi dan makna yang lain tentunya. Saya yakin sampai dengan contoh di atas, semua pembaca sudah mampu untuk mengambil presuposisi dibalik kalimat yang tertulis! Karena Anda telah membaca dari awal seri sampai bagian presuposisi possibility ini, sehingga membuat Anda sangat mungkin untuk mengambil presuposisi dari kalimat-kalimat di atas. Sedangkan untuk mencacah informasi pada kalimat di atas Anda dapat menggunakan meta model.

Seperti yang Anda lihat pada paragraf di atas, saya menggunakan beberapa modal operator of possibility. (Juga terdapat pola presuposisi lain, yang akan dijelaskan kemudian) Cukup hipnotik, kan?

Heyy.. tunggu dulu, sepertinya diantara pembaca sudah ada yang mulai menyadari; dimana ya saya pernah membaca kata-kata; boleh, bisa, dapat????

 Thaaaat’s right......

Anda boleh membuka kembali artikel presuposisi eksistensi, disana ada Conversational Postulate!

Berupa pertanyaan:
  1. Maukah Anda menutup pintu?
  2. Bisakah Anda menutup pintu?
  3. Bolehkah Anda menutup pintu?
  4. Apa pintunya terbuka ya? (Kemungkinan pintu terbuka dan/atau ditutup)

Berupa pernyataan:
  1. Anda bisa menutup pintu
  2. Anda boleh menutup pintu
  3. Pintunya terbuka  (kemungkinan pintu terbuka dan/atau ditutup)

Conversational postulate di atas sebenarnya adalah presuposisi possibility karena menggunakan modal operator of possibility.

Dalam konteks terapi/konseling ini juga sangat powerful karena klien tidak akan merasa digurui oleh terapis/konselor. Pertanyaan/pernyataan ini adalah sebuah kalimat yang jawabannya adalah keduanya diantara ya atau tidak. Kemudian kalimat ini akan mengarahkan klien untuk melakukan sesuatu atau merubah pola dan kondisi pikirannya tanpa merasa diperintah.

Contoh lainnya.
  1. Seberapa mudahnya bagi Anda untuk dapat melakukan perubahan positif?
  2. Bisakah Anda membayangkan bagaimana jadinya jika Anda menguasai semua pola bahasa hipnotik?
  3. Saya tidak tahu seberapa cepat perubahan ini dapat terjadi dalam diri Anda?
  4. Rina tidak tahu bagaimana mudahnya mengerjakan ujian masuk ke sekolah itu, ketika pertama dia datang ke sekolah itu.
  5. Anda bisa merasakan nafas masuk dan keluar, dan anda dapat menikmati sejuknya udara di ruangan ini sehingga sesaat lagi anda akan masuk kedalam relaksasi yang paling nyaman.
  6. Silahkan Pak.. Anda boleh melihat-lihat semua tipe televisi yang ada disini.. dan Anda akan tahu bagaimana canggihnya fitur-fitur yang ada pada televisi seri terbaru... Setelah itu Anda akan tahu bahwa Anda bisa memilih produk Televisi terbaru dari kami, sekarang.
  7. Bisakah Bapak bayangkan betapa bahagianya keluarga Bapak jika Bapak membeli mobil yang elegan ini?
  8. Bisakah  Ibu merasakan bagaimana jika Ibu berada di posisi suami Ibu? tentunya setelah itu Ibu dapat lebih bijak dalam mengambil keputusan.  
  9. Selamat siang Pak! Bisa saya bantu? Bapak boleh makan sepuasnya di restoran kami hanya dengan membayar Rp. 15.000,- Kalau Bapak sibuk, bisa kami bungkuskan makanannya untuk dibawa pulang, Bapak juga boleh memilih sendiri menu yang sudah kami sediakan disini. Silahkan Pak.. Anda boleh memilih..
    10.  Barangkali saat ini Anda sudah mulai banyak mendapatkan ide bagaimana mudahnya  
           menggunakan modal operator of possibility maupun conversational postulate.

Hukum negasi modal operator of possibility sama dengan Negation pada Existence. Contoh: “Tidakkah Anda bisa untuk peduli terhadap kesejahteraan bersama?”

Adalah mungkin bagi Anda untuk menggunakan pola presuposisi possibility ini setelah Anda membaca beberapa contoh di artikel ini. Sekarang Anda boleh meneruskan pada pembahasan materi di seri berikutnya.

Anda Boleh bertanya jika Anda merasa perlu!

0 Response to "Presuposisi Linguistik (7)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel