-->

Presuposisi Linguistik (6)

Oleh. Yuki Yusman Rahmat

Lanjutan,...


2. Negation  (lanjutan)

Hai.... kita kembali lagi untuk membahas Presuposisi Linguistik! Kita masih akan sedikit membahas kalimat negasi  sebelum beranjak pada pola presuposisi berikutnya yaitu Possibility/Necessity

 “Saya tidak mau menonton Spiderman III nanti malam di TV”

Jadi, apa presuposisinya? Ya, barangkali Anda menjawab dengan benar!
Pertama apa saja yang “ada” di kalimat ini?
  1. Saya
  2. Spiderman III
  3. TV
  4. Spiderman III adalah acara TV berupa film

Berikutnya, perlu kita pahami bahwa mau atau tidak mau “saya” menontonnya, tetap saja kalimat ini memberikan informasi kepada orang yang mendengarnya untuk menerima presuposisi bahwa film Spiderman III akan diputar nanti malam di TV. Andaikan kita belum tahu tentang itu, kemungkinan kita akan menjawab: “Wah Spiderman III? Saya mau nonton ah! Di TV mana? Saya kan belum nonton film-nya!”

Mari kita lanjutkan ke contoh berikutnya!

  1. Jangan men-test drive mobil itu kecuali Anda mau membelinya!
  2. Jangan duduk di kursi itu kecuali Anda ingin masuk ke dalam relaksasi!
  3. jangan menemui saya kecuali Anda ingin berubah sekarang!
  4. Jangan membeli handphone ini kecuali Anda ingin mendapatkan fitur yang lengkap!
  5. Seorang agen properti mengatakan hal ini pada calon pembeli:
  • Jangan membeli rumah ini kecuali Anda ingin mendapatkan lokasi yang strategis untuk    bisnis
  • Saya sih gak mau membeli rumah dipinggir jalan seperti ini, karena rumah dipinggir jalan hanya cocok bagi orang kreatif yang gemar berbisnis

Kalimat negasi dengan pola “Jangan .......... kecuali ..........” merupakan sebuah sugesti yang sangat powerful. Alasan pertama apapun kalimat dibalik kata ‘jangan’ tentunya akan diasumsikan dan diterima sebagai realitas yang ada di dunia ini! Jangan men-test drive mobil ini, Jangan duduk dikursi ini, Jangan menemui saya, Jangan membeli handphone, Jangan membeli rumah, semua kata jangan akan diabaikan oleh UM.

Alasan kedua, secara alami kalimat apapun setelah kecuali sudah diantisipasi dan ditunggu-tunggu oleh pendengar/pembaca, dan kalimat yang muncul akan diasumsikan sebagai kebenaran oleh mereka. Jadi kalimat-kalimat ini; “Anda mau membelinya”(1), “Anda ingin masuk ke dalam relaksasi” (2), “Anda ingin berubah sekarang” (3), dst. Akan diterima sebagai kebenaran. Jadi, dibalik kata ‘kecuali’ Anda dapat menyimpan sugesti dan/atau alasan untuk memperkuat kalimat setelah kata ‘jangan’

Alasan ketiga, saya akan menunjukkan kuatnya presuposisi negasi dengan pola
Jangan..... kecuali........”

1.  Jangan men-test drive mobil itu kecuali Anda mau membelinya!
      Pres:  Karena/Jika Anda melakukan test drive maka Anda mau membelinya

2.  Jangan duduk di kursi itu kecuali Anda ingin masuk ke dalam relaksasi
      Pres: Karena/Jika Anda duduk di kursi itu maka Anda ingin masuk ke dalam relaksasi

3.   jangan menemui saya kecuali Anda ingin berubah sekarang!
      Pres: Karena/Jika Anda ingin menemui saya maka Anda ingin berubah sekarang

Ketiga kalimat diatas dapat disampaikan ketika  klien sedang test drive (1), duduk (2), menemui Anda (3), dan ini mengakibatkan efek presuposisi “karena..... maka.....”.
Bisa juga Anda menyampaikannya sebelum  klien melakukan test drive (1), duduk (2), menemui Anda (3), yang dapat mengakibatkan efek presuposisi “jika ..... maka .....”

4.   Jangan membeli hand phone ini kecuali Anda ingin mendapatkan fitur yang lengkap!    
      (menggunakan pola “jangan....kecuali....” tapi berbeda dengan kalimat nomor 1 – 3)
       Pres: Belilah hand phone ini dan Anda akan mendapatkan fitur yang lengkap.

5.  Jangan membeli rumah ini kecuali Anda ingin mendapatkan lokasi yang strategis untuk bisnis
     (menggunakan pola “jangan....kecuali....” tapi berbeda dengan kalimat nomor 1 – 3)
     Pres: Belilah rumah ini karena lokasinya strategis untuk bisnis.

6.  Saya sih gak mau membeli rumah dipinggir jalan seperti ini, karena rumah dipinggir jalan hanya  
     cocok bagi orang kreatif yang gemar berbisnis.
     Pres:
  • “Saya” sudah mengetahui klien adalah orang yang gemar berbisnis
  • Klien mendapat pujian orang kreatif yang gemar berbisnis dari “saya”.
  • Belilah rumah di pinggir jalan, karena cocok buat orang kreatif yang gemar berbisnis.
  • Rumah ini cocok untuk klien
  • Penjual merendah kepada klien

Bagaimana dengan kalimat berikut:
“Jangan membeli HP X, sebelum Bapak mengetahui lengkapnya fitur HP X”
Thaaaaaat’s right... antara lain presuposisinya adalah:
  1. Belilah HP X karena fiturnya lengkap!
  2. Setelah mengetahui lengkapnya fitur HP X, belilah HP-nya
  3. Dst

Saya yakin setelah Anda membaca bagian VI ini, anda dapat membayangkan bagaimana menggunakan kedua presuposisi ini dalam keseharian Anda, kapan dan dimana menggunakannya, juga menyadari ketika ada orang yang menggunakan presuposisi existence dan negation ini, ya.. bayangkan saja! Hanya bayangkan! Saya tidak tahu apakah Anda ingin melatih kedua presuposisi ini dengan banyak menyusun dan menulis kalimat presuposisi, ataukah Anda akan langsung mempraktekkannya dalam kehidupan sehari-hari?

Ada pertanyaan, tanggapan atau inspirasi?
Bersambung ke seri berikutnya...KLIK DISINI !!

0 Response to "Presuposisi Linguistik (6)"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel